RSS

Kamis, 15 Januari 2009

"Cinta = .....?"

Cinta adalah…..?
Dapat melemahkan, dapat menguatkan??
-------------------------------------
Mencintai, di cintai fitrah manusia
Setiap insan di dunia akan merasakannya
Indah ceria kadang merana itulah rasa cinta
Berlindunglah pada Allah dari cinta palsu
Melalaikan manusia hingga berpaling dari-Nya
Menipu daya dan melenakan
Sadarilah wahai kawan.....

"Koreksi Diri"




Apapun yang kita jalani dan lewati semuanya tergantung dari niat kita. Kawan…., sebaiknya teliti kembali niat kita sebelum kita mulai melangkah, andaikata niat kita tidak karena Allah maka dipastikan kita akan dikecewakan dengan apa yang kita niatkan tersebut. Jangan terperdaya dengan tampakan luar karena jika itu yang kita tuju maka kita berjalan kearah tujuan yang salah.

Minggu, 04 Januari 2009

"Purwakarta 03/01/2009"



Purwakarta, 03/01/2009.

seseorang mulai mengisi relung hatiku.
Bayang indah wajahnya lambat tapi pasti mulai menghiasi setiap lamunanku


Mengingat senyumannya membuat frekwensi detak jantungku bertambah.
Aku sungguh tidak bisa mendefinisikan perasaanku tentangnya.
Hariku seakan-akan hampa ketika paras cantiknya mendatangi hayalku
Menunggu rona wajah yang indah itu dapat kulihat lagi.
Tak sabar rasanya untuk sekedar melihat ia tersenyum.



Ingin hati selalu didekat dan menemaninya.
Hal yang sulit kuhadapi tentangnya sejak nama itu terpendam dihatiku.



Ia bukanlah mawar merah yang keindahannya menyilaukan mata.
Tapi ia adalah melati putih yang membuat tentram ketika aku memandangnya



Aku hanya tak tau apa yang harus aku lakukan.
Ingin rasanya lebih mendekat dengannya tapi aku terlalu khawatir itu membuat ia menjauh dariku.



Ingin rasanya menyampaikan yang terpendam tapi aku terlalu khawatir itu akan membuat ia merasa tidak nyaman.



Andai saja ia mengetahui, mengerti dan memahami apa yang terlintas dalam benakku.



Andai ia tau sungguh aku sangat ingin menjadi sahabat sejati dalam hidupnya.



Andai ia tau bahwa benar adanya aku bersungguh-sungguh ingin bersama dan menemaninya.



Andai ia tau betapa inginnya aku akan kehadirannya dalam sisa hidupku.



Dan memang sungguh benar begitulah adanya.
Kemudian aku hanya dapat menengadahkan tangan seraya berdoa,
“Ya Allah mudah-mudahan ia yang terbaik yang engkau pilihkan untukku. Ya Allah mudah-mudahan ia adalah jawaban atas doaku, amiin”


"Harapan 1430"

Aku ingin mengawali tahun 1430 dengan harapan kiranya Allah memberikan yang terbaik dari sisa umurku kelak, aku ingin lebih memahami hakekat kehidupan, aku ingin agar kiranya Allah Dzat Yang membolak-balik hati berkenan untuk membalikkan hatiku untuk senantisa dalam keimanan dan ketaqwaan yang terus bertambah, aku ingin tahun depan Allah memberikanku kelezatan Iman dan kesenangan dalam beribadah kepada-Nya, aku ingin agar setiap gerak dan diamku selalu dalam keridhoan-Nya, aku ingin kiranya Allah sudi untuk mengasihiku agar Dia selalu menjagaku untuk tidak bermaksiat kepada-Nya, aku ingin kesalahan-kesalahan ku yang tak terhitung dimasa lalu dengan penuh harapan memohon kiranya Allah sudi mengampuni seluruhnya tanpa terkecuali, serta dengan kerendahan hati dan penghambaan yang penuh agar kiranya Allah senantiasa menjagaku untuk tidak mengulanginya kembali karena aku terlalu malu jika harus memohon ampun atas kesalahan yang sama. Ya Allah aku sungguh malu jika harus menyebutkan seluruh dosa-dosa serta kesalahanku yang sungguhpun Engkau Yang Maha Mulia rasanya tidak pantas aku laporkan dosa yang sungguh tidak sanggup aku mengatakannya. Ya Allah Engkau mengetahuinya maka kiranya Engkau sudi untuk mengampuninya sungguhpun aku tak pantas Engkau Ampuni tapi jika Engkau tidak mengampuniku kepada siapa lagi aku memohon Ampun.
Aku ingin jikalau Allah masih memberikanku kesempatan untuk hidup, aku punya harapan agar kiranya Allah memberikan keberkahan dari umurku sehingga bisa lebih bermanfaat untuk banyak orang, bermanfaat untuk Ibuku, untuk keluargaku, untuk semuanya. Ditahun 1430 ini jikalau Allah berkenan aku ingin kiranya Engkau sudi untuk mempertemukanku dengan sahabat sejati yang terbaik menurut Engkau ya Allah, betapapun aku begitu malu untuk memintanya tapi aku sadar tidak ada lagi bagiku tempat mengadu dan meminta selain Engkau ya Allah yang tidak akan pernah mengecewakan hamba-hamba-Mu. Ya Allah sungguh malu aku untuk meminta lebih karena terlalu seringnya aku mengkhianati-Mu.
Tapi seandainya Engkau mencukupkan umurku sampai tahun ini, sungguh aku bersimpuh mengiba dihadapan keharibaan-Mu jadikanlah akhir hayatku dalam keadaan aku telah bertobat kepada-Mu, dalam keadaan taat kepada-Mu dan dalam keadaan khusnulkhotimah. Amiin…

"Jangan Terpaku"


Janganlah kita terpaku dengan semua jalan pikiran yang sempit sehingga kita melupakan anugerah Allah yang Maha Mengagumkan. Betapapun sulitnya jalan hidup yang kita tempuh tidak sebading dengan curahan kasih sayang yang Allah berikan disegenap sisi kehidupan kita. Lupakan sejenak segala kepenatan akan lelahnya hari yang kita jalani kemudian alihkan sejenak perhatian kita untuk menghirup udara pagi yang menyegarkan seluruh sendi-sendi kita, tataplah menerawang langit sore dengan lembayung merahnya lalu telitilah setiap sudut cakrawala, merupakan obat dari kegundahan akan peliknya masalah hari ini. Atau lemparkan pandangan anda kepada indahnya langit malam, sungguh merupakan maha karya yang tak terukur nilai estetikanya.
Sahabat …., terkadang hidup memang membuat kita harus merasakan gundah gulana, kesedihan bahkan kadang kala kita dipaksa meneteskan airmata. Maka pastikan saat itu semua terjadi jernihkan hati kita untuk melihat dengan seksama karyacipta Allah yang Maha Indah berikut renungkanlah semuanya itu tercipta begitu seimbang dengan perhitungan ketelitian tingkat tinggi. Semuanya ada dengan indahnya, dengan serasinya, juga dengan seluruh fungsinya yang saling menguatkan sehingga kehidupan masih dapat mengalir sampai hari ini, sehingga tidak sebanding dengan sesulit apapun masalah yang sedang kita hadapi. Nikmati semuanya selama mata kita masih dapat melihat dan tubuh kita masih sehat, jangan kita tunggu ketika pandangan kita sudah lamur juga kedua kaki kita sudah tak mampu lagi menyangga tubuh kita..